Wednesday, March 9, 2016

Dot.

Assalamualaikum.




Did you see it?
What do you see?
What is your first focus?

The black dot?
Jika ya, maka aku ingin tanyakan suatu hal.

Mengapa hal pertama yang kita lihat adalah titik hitam?
Padahal ternyata warna putih lebih banyak.

Jadi mengapa?

Kerana kita lebih mudah memandang sesuatu dari sisi kekurangannya, sisi kesalahannya, sisi keburukannya.
Padahal ada warna lain yang jumlahnya lebih banyak dari si titik hitam itu. Yang ada kelebihannya, ada kebenarannya, ada kebaikkannya.

Bukankah setiap manusia itu terlahir suci tanpa dosa?
Meskipun manusia itu tidak akan ada yang sempurna.

Jadi mengapa harus berbicara tentang kesalahan dan kekurangan orang lain?
Padahal dalam dirinya pun kesalahan dan kekurangan itu ada.

Adilkah menilai seseorang hanya dengan sebelah mata?
Menghakimi seseorang dengan seburuk-buruknya penilaian?
Hanya kerana satu kesalahan yang dilakukannya?

Cubalah mengerti.
Setiap ruang memiliki dua sisi,
Caramu menilai adalah tergantung dari sisi mana yang kamu pilih untuk memandang.

Jadi,
Mulailah menatap dengan cara yang lain,
Bukan memfokuskan pada kesalahan yang dia lakukan..

Tapi,
lihatlah ada banyak kebaikan yang juga sudah dia lakukan.





Saat kau hanya terfokus hanya pada titik hitam itu,
Aku anggap kamu sedang lupa,
Bahawa putih tetap ada dan menjadi dasar daripada segala warna yang ada.


#asmilethatcovershatteredheart #thetarbiyah








p/s : Sempurna itu hanyalah Allah. Bukan manusia.












Tuesday, March 8, 2016

Siso.

Assalamualaikum.


Current mode
.
.
.
.
.
.
.
Mengadap minion-minion kecil ni







Belok blakey laa terik nih! haha


But, puas hati
Sebab buat sendiri
Terima kasih google.com
Berikan idea untuk hasilkan beg 'siso' ini
Hehehe
*siso = goodies bag




Less is more kan?







p/s : Rindu arwah mak. Alfatihah.










Friday, March 4, 2016

Biasa.

Assalamualaikum.



Aku bukan perempuan sempurna,
Aku ini cuma gadis biasa-biasa,
Yang biasanya itu,
Tidak punyai apa-apa

Aku tidak cantik,
Yang senyumnya selalu mengusik,
Aku tidak pandai,
Seperti mereka yang kau intai,
Aku tidak baik,
Yang dirinya boleh buat kau tertarik

Ya,
Aku tidak ada apa-apa yang istimewa,
Hidupku cuma ada luka dan tawa,
Tidak seperti mereka,
Yang diimpi oleh setiap warga

Aku cuma secebis daki,
Yang tercicir di hujung dunia ini

Itu lah aku.

Cuma biasa-biasa.
Yang belajar tentang isi dunia

Ya, sederhana saja.








p/s : #asmilethatcovershatteredheart